top of page
IMG_4240_edited.jpg

PemPem mengubah rantai pasokan komoditas hulu dari model pena-dan-kertas yang tidak efisien menjadi solusi
berbasis data, produktif, dan berketertelusuran

google-play-badge.png
contract_2.png
IMG_2563 2.heic

Transforming Smallholder Commodity Supply Chains

From inefficient, pen-and-paper, and cash-based to
digital, data-driven, productive, and traceable.

Interested? Get more info here : 

Kisah Pendiri Kami

10M+

Indonesia

80M+

South East Asia

500M+

Globally

Pendiri dan CEO Joann de Zegher memulai PemPem sebagai jawaban atas kebutuhan petani kecil produsen buah sawit di Indonesia, setelah mempelajari pasar komoditas informal di seluruh dunia selama lebih dari 10 tahun kerja lapangan di Indonesia, Peru, Kolombia, Kamboja, Afrika Selatan, dan pulau Marshall. Pada saat itu, Joann adalah seorang mahasiswa PhD di Universitas Stanford yang berspesialisasi dalam manajemen operasi dan analisis sistem bumi. Dia kemudian menjadi Asisten Profesor di MIT Sloan School of Management sebelum mengabdikan dirinya penuh waktu untuk PemPem pada tahun 2022.

WhatsApp Image 2022-04-28 at 7.38.26 AM.jpeg

« PemPem » is inspired by Pemasok-Pembeli, Supplier-Buyer in Bahasa Indonesia

Our area of work is currently palm fruit production in Sumatra, Indonesia, with plans to reach other parts of rural Indonesia where the productivity gap is 25%-100%. 

PemPem is currently evaluating other commodity supply chains such as rubber, coconut, sugar, and cacao, all supplied primarily by smallholder producers.

PemPem solves traceability through digitization

All trades initiated and settled digitally through the PemPem platform have automated and free transaction-level traceability from farm to factory.

 

This creates transparency in commodity supply chains and rewards responsible production practices, bringing us ever closer to the ultimate objective of halting commodity-driven tropical deforestation.

Penghargaan & Pengakuan

bottom of page